Bagaimana Menilai Keterampilan Observasi Kandidat atau Karyawan Secara Online?

Observasi merupakan salah satu keterampilan penting yang dapat dikembangkan oleh seorang pekerja di lingkungan kerja. Kemampuan ini memungkinkan seseorang untuk menyadari apa yang salah, memahami apa yang diinginkan atau dibutuhkan pelanggan, atau meningkatkan efisiensi dalam beberapa proses. Keterampilan observasi ini memungkinkan karyawan untuk menemukan kesalahan, mengidentifikasi perilaku pelanggan, dan mengamati cara kerja tim mereka.

Penilaian keterampilan observasi saat perekrutan atau pelatihan membantu menyimpulkan apakah karyawan akan fokus pada detail, menginterpretasikan informasi dengan tepat, dan mengambil tindakan berdasarkan interpretasi tersebut. Artikel ini menjelaskan cara menguji keterampilan observasi secara daring, mengapa ini penting, dan cara meningkatkan keterampilan observasi seseorang.

Daftar isi

Apa Keterampilan Observasi bagi Karyawan?

Keterampilan observasi mencakup kemampuan untuk mengamati dan membuat interpretasi bahkan dari lingkungan yang sederhana. Observasi dalam lingkungan kerja memerlukan fokus yang mendalam pada detail, pemahaman pola-pola utama, dan wawasan dari lingkungan tertentu. Seseorang yang bekerja dengan cermat akan mendeteksi ketidakkonsistenan, membaca ekspresi non-verbal rekan kerja mereka, dan mungkin mengantisipasi masalah yang akan datang. Bidang-bidang tertentu di mana keterampilan ini menjadi sangat berguna termasuk peninjauan data, interaksi layanan pelanggan, dan analisis kinerja tim. Keterampilan observasi yang kuat membantu karyawan tetap waspada terhadap potensi masalah dan menanggapi situasi dengan tepat saat masalah itu muncul.

Pentingnya Keterampilan Observasi di Tempat Kerja

Keterampilan observasi penting karena beberapa alasan, dan berikut ini alasannya.

Identifikasi masalah
Semakin cepat karyawan mengenali tanda-tanda peringatan dini akan adanya masalah, semakin mudah pula untuk menghindari masalah yang lebih besar. Misalnya, hal ini dapat membantu manajemen mengidentifikasi cacat kecil pada peralatan yang dapat menjadi sangat merugikan di kemudian hari akibat kerusakan peralatan.

Komunikasi yang lebih baik
Seorang pengamat yang baik dapat menafsirkan ekspresi non-visual orang, seperti bahasa tubuh dan nada suara, yang meningkatkan komunikasi dan mengurangi kesalahpahaman.

Hanya untuk memberi tahu Anda

Daftar akun OnlineExamMaker gratis untuk membuat penilaian keterampilan online interaktif dalam hitungan menit – penilaian otomatis & ramah seluler.

Pelayanan pelanggan
Karyawan yang berhubungan langsung dengan pelanggan dapat menerapkan keterampilan observasi untuk menilai kepuasan pelanggan dan bereaksi sesuai dengan itu. Jika seorang karyawan menyadari bahwa pelanggan merasa frustrasi atau ragu-ragu, ia dapat mengambil tindakan yang diperlukan.

Produktivitas dan efisiensi
Pekerja yang memiliki keterampilan observasi yang baik mungkin memperhatikan hal-hal yang akan meningkatkan efisiensi atau merinci proses tertentu yang mungkin tidak pernah tertangkap oleh orang lain.

Keamanan dan kepatuhan
Karyawan yang jeli kemungkinan besar akan mengamati bahaya keselamatan atau risiko kepatuhan, membuat lingkungan kerja lebih aman dan mengurangi risiko litigasi.

Bagaimana Membuat Penilaian Keterampilan Observasi dengan OnlineExamMaker?

Dengan OnlineExamMaker, cukup mudah untuk menyiapkan penilaian online yang menguji keterampilan observasi. Berikut ini cara melakukannya!

Buat Kuis/Ujian Anda Berikutnya dengan OnlineExamMaker

SAAS, gratis selamanya
Kepemilikan data 100%.

Langkah 1: Daftar di OnlineExamMaker

Jika Anda baru menggunakan OnlineExamMaker, Anda dapat mendaftarkan akun menggunakan email Anda. Setelah mendaftar, Anda dapat masuk dan mulai membuat penilaian.

Langkah 2: Buat penilaian keterampilan

Berikan judul dan deskripsi untuk penilaian tersebut, seperti "Tes Keterampilan Observasi." Dalam satu atau dua baris, jelaskan semua hal yang ingin Anda nilai, seperti perhatian terhadap detail dan pengenalan pola. Tetapkan waktu tergantung pada tingkat kesulitan penilaian, biasanya berkisar antara 30 hingga 45 menit.

Langkah 3: Rancang pertanyaan penilaian

Untuk keterampilan observasi, pertanyaan berbasis skenario akan menjadi jenis yang paling tepat. Anda dapat menyajikan video atau gambar dan meminta kandidat untuk mengidentifikasi detail atau pola tertentu. Atau, Anda dapat menggambarkan situasi apa pun dan meminta mereka untuk mengidentifikasi informasi penting atau menganalisisnya.

Langkah 4: Sesuaikan pengaturan


Sesuaikan pengaturan untuk penilaian Anda, seperti menyesuaikan batas waktu, pengacakan, dan skor kelulusan. Penting untuk memastikan bahwa tes tersebut adil, akurat, dan sesuai dengan tujuan evaluasi Anda.

Langkah 5: Publikasikan dan bagikan

Setelah evaluasi Anda ditetapkan, publikasikan dan bagikan tautannya melalui email dengan kandidat atau bagikan langsung di OnlineExamMaker. Anda seharusnya dapat melacak respons dan mengambil analisis dari hasil melalui sistem Penilaian Otomatis yang dibangun di atas platform tersebut.

4 Cara Meningkatkan Keterampilan Observasi Karyawan Anda

Berikut adalah empat strategi untuk membantu membangun keterampilan observasi dalam tim Anda:

1. Dorong kesadaran penuh
Latihan kesadaran membantu karyawan memfokuskan konsentrasi mereka pada saat ini, dan dengan demikian, karyawan menjadi lebih mampu memperhatikan detail penting. Aktivitas sederhana tertentu seperti latihan pernapasan dan meditasi dapat meningkatkan keterampilan observasi mereka.

2. Gunakan latihan observasi
Mintalah karyawan melakukan beberapa latihan yang akan membuat mereka fokus pada detail-detail kecil, seperti menonton video dan kemudian mengidentifikasi tindakan atau objek. Hal ini meningkatkan kemampuan mereka untuk fokus dan mengingat informasi penting.

3. Berikan umpan balik secara berkala
Berikan umpan balik yang membangun tentang bagaimana karyawan menggunakan keterampilan observasi mereka dalam situasi nyata. Jika mereka melihat sesuatu yang penting atau melewatkan suatu detail, diskusikan bagaimana mereka dapat memperbaikinya di lain waktu.

4. Simulasikan skenario kehidupan nyata
Latihlah keterampilan observasi dengan bantuan permainan peran atau situasi simulasi. Hal ini dapat meniru beberapa skenario tempat kerja yang sangat umum, seperti berinteraksi dengan pelanggan atau menemukan bahaya keselamatan. Ini adalah lingkungan yang aman bagi karyawan untuk mengasah keterampilan mereka.

Keterampilan observasi dianggap sebagai gerbang menuju keberhasilan karyawan di tempat kerja mana pun. Baik itu mengidentifikasi masalah jauh-jauh hari, meningkatkan komunikasi, atau bahkan meningkatkan produktivitas, keterampilan ini akan menjadi dasar. OnlineExamMaker telah membantu membuat tes dan penilaian yang disesuaikan, yang ditujukan untuk menguji kekuatan observasi seseorang dan juga memantau peningkatan karyawan. Dengan penggunaan alat dan teknik yang disebutkan di atas, tim Anda akan memiliki peluang lebih baik dalam menghadapi tantangan dan juga membuktikan diri kepada organisasi untuk mendapatkan keuntungan.